Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan-jalan. Show all posts

Thursday, December 14, 2023

Catper Umroh: Hari ke-6. Sabtu, 10 Desember 2022

Hotel Diyar Al Bait tempat kami menginap di Mekkah tergolong dekat dengan Masjidil Haram. Hanya sekitar 500 meter. Hotel ini terletak di Jalan Ajyad bersebelahan dengan Hotel Rayyana. Di depannya ada Toko Ice Cream Al Haramain yang siang malam selalu ramai pembeli. Tak jauh darinya ada Terminal Jiyad yang akan ramai di musim haji. Sedangkan untuk saat ini yang ada disana hanyalah keramaian merpati yang jumlahnya ribuan di sekitar Masjidil Haram.

Wednesday, November 15, 2023

Catper Umroh: Hari ke-4. Kamis, 8 Desember 2022

Seperti sudah direncanakan, padahal faktanya tidaklah demikian. Tapi pagi ini masing-masing kami sudah bangun sebelum pukul tiga. Setelah bergantian menyelesaikan agenda di toilet, kami berangkat bersama menuju Masjid. Jika pagi kemarin melewati Makam Nabi, maka pagi ini pun kami ingin kembali mengunjungi dan memberikan sholawat terbaik kami untuk beliau.

Monday, October 30, 2023

Catper Umroh: Hari ke-3. Rabu, 7 Desember 2022

Suhu Madinah turun drastis. Kalau kemarin tercatat 27° celcius, maka hari ini suhu di kota Madinah 17° celcius. Hari ini adalah jadwal kami ke Raudhoh. Pada dini hari kami sudah bangun dan bersiap, lalu berjalan menembus dingin Madinah yang masih ramai oleh jama’ah. Sampai di Masjid, nampak tiga fase antrian menuju Raudhoh. Dua antrian di luar pagar, dan satu antrian di samping Makam Nabi. Setelah lebih dari satu jam kami menunggu, jam 01.52 kami diizinkan memasuki salah satu taman di antara taman-taman surga.

Monday, October 16, 2023

Catper Umroh: Hari ke-2. Selasa, 6 Desember 2022

Bis sampai di hotel Amjad Al Salam sesaat sebelum azan subuh berkumandang dari Masjid Suci. Masjid Nabi. Masjid An Nabawi. Assalamu'alayka Yaa Rasulallah...

Segera kami masuk hotel dan berwudhu meninggalkan koper dan tas selempang di lobby. Karena masih awam minim pengetahuan medan, saya sholat di pelataran barat Masjid Nabawi. Di kali berikutnya, saya selalu menunaikan sholat fardhu di area dalam Masjid. Selesai sholat subuh dan sarapan, saya istirahat sebentar di kamar hotel. Namun untuk jama'ah perempuan, mereka lanjut bersiap untuk memasuki Raudhoh sesuai jadwal yang telah ditentukan, yaitu pukul 08.00. 

Tuesday, October 10, 2023

Catper Umroh: Hari ke-1. Senin, 5 Desember 2022

Menulis cerita umroh dengan judul catatan perjalanan mungkin terasa aneh. Tapi begitulah, saya lebih nyaman memberinya judul catatan perjalanan dibanding jurnal atau diari. Istilah catatan perjalanan atau catper biasanya digunakan oleh para pendaki gunung Indonesia untuk bercerita perjalanan mendaki mereka di sebuah gunung, yang sekaligus menjadi semacam text guide bagi orang lain yang ingin mendaki gunung tersebut. Dan dua hal itulah yang menjadi motif saya menulis catper umroh ini.

Tuesday, January 31, 2017

Gunung Semeru (3676 mdpl) Perjalanan Menjemput Takdir

Alhamdulillah.. rasa syukur saya tujukan kepada Allah. Setelah pendakian terakhir di tahun 2008, akhirnya di tahun 2015 saya bisa kembali ke 'rumah'. Diawali dengan mengikuti kemah kepanduan di Gunung Pulosari (1346 mdpl), tidak sampai puncak karena tujuannya hanya kawah. Tapi cukup sebagai penawar rindu. Sementara perjalanan ke Semeru adalah perjalanan yang tertunda. Beberapa kali dibicarakan dan direncanakan, hingga akhirnya saya diberi kesempatan berbisik bahkan bercengkerama dengan pasir Semeru. Walhamdulillah.

Monday, September 26, 2016

Catper Kerinci #AMS #mountainsickness

Acute Mountain Sickness (AMS) adalah salah satu penyakit ketinggian yang setiap saat bisa menyerang para pendaki gunung. AMS muncul karena ketidakmampuan tubuh untuk beradaptasi dengan kondisi alam di dataran tinggi yang berbeda dengan di dataran rendah. Di dataran tinggi atau pegunungan, tekanan udara dan kadar oksigen lebih rendah dibanding di dataran rendah, hal ini menyebabkan tubuh kekurangan oksigen.

AMS atau altitude sickness atau penyakit ketinggian terjadi di ketinggian lebih dari 2.400 meter di atas permukaan laut. AMS bisa terjadi ketika seseorang naik ke dataran tinggi terlalu cepat atau kurang melakukan proses penyesuaian kondisi tubuh dengan ketinggian (aklimatisasi). Di ketinggian 5.000 meter di atas permukaan laut AMS lebih mudah menyerang para pendaki. Di ketinggian 8.000 meter di atas permukaan laut (death zone) pendaki normal butuh suplai oksigen dari tabung oksigen, kecuali mister Messner, Boukreev, dan para sherpa di Nepal sana.

Saturday, November 28, 2015

Buku Film Pendakian

Gunung selalu menarik perhatian saya, wa bil khusus didalamnya adalah pendakian dan petualangan. Dan hobi mendaki gunung ini beranak-pinak memengaruhi hobi-hobi yang lain seperti membaca, menonton, dan olahraga. Hobi membaca buku atau novel pendakian. Termasuk diantaranya sejarah, budaya, dan geografi. Menonton film-film dengan latar gunung atau pendakian. Berolahraga dengan fokus pada pernafasan dan kekuatan kaki.

Saturday, May 5, 2012

Foto-foto Pendakian Rinjani 2006

Saya sempat kehilangan jejak langkah-langkah saya di Rinjani. Adalah seorang teman yang meminjam keping CD koleksi foto Rinjani untuk persiapannya mendaki Rinjani. Entah karena saya juga lupa menanyakan, walhasil saya kehilangan dokumentasi pendakian Rinjani tahun 2006. Hingga secara tidak sengaja saya berkunjung ke blog teman yang ternyata menyimpan dengan rapih foto-foto pendakian Rinjani sekaligus tour Lombok dan Bali (thanks to amsi). Dan perjalanan ke Lombok dan Bali tahun 2006 adalah salah satu momen perjalanan saya yang paling berkesan, hingga saya pun berikrar di tepi danau Segara Anak untuk kembali lagi ke Rinjani. Semoga...

Tuesday, January 17, 2012

Jalur Gedong Songo yang Hilang


Perjalanan ini kami beri wacana "Pendakian Wisata Gn.Ungaran", rencana kami disana tidak hanya melakukan pendakian namun menjelajahi salah satu situs purbakala yang ada di negeri ini. Ungaran adalah nama yang muncul saat kami berdebat panjang untuk menggantikan posisi Semeru, pilihan yang aman bagi kami dari segi biaya, waktu dan juga medan.

Saturday, January 14, 2012

Ciremei yang Cantik

Catatan Perjalanan Gunung Ciremei (18-20 Februari 2006)

Sabtu, 18 Februari 2006
13.50
Balik ngajar sempet beres-beres sebentar tapi kemudian tertidur lelap diatas kursi
14.40
Kontak teriak-teriak di depan rumah
Bangun....packing seadanya
15.10
Ke tempat Klimak bawa keril, packing ulang